Generasi Milenial Harus Lakukan Diet Kantong Plastik

Seberapa sering kita menggunakkan kantong plastik untuk berbelanja?.
Dari pasar tradisional hingga swalayan modern, penggunaan kantong plastik untuk berbelanja masih sangat mendominasi. Sepertinya kesadaran dari para konsumen untuk menolak menerima pemberian kantong plastik pada saat berbelanja masih masih sangat rendah. Kebiasaan konsumen yang cenderung sudah berbudaya “dimanjakan” oleh pelayanan seolah kurang sadar akan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan. Padahal secuil kesadaran diri dari kita akan sangat membantu membawa perubahan kearah yang lebih positif.

Beberapa waktu yang lalu saya sempat belanja ke beberapa swalayan dan minimarket di daerah Jakarta Selatan, kemudian saya melihat beberapa kampanye go green hemat pemakaian kantong plastik di strore tersebut. Buat saya ini sangat menarik, kenapa habit yang sepositif ini sayangnya kurang mendapatkan antusiasme dari konsumen. Terkesan masa bodoh bahkan mengabaikan kampanye tersebut, terbukti dengan sedikitnya pengunjung yang berkenan membawa kantong plastik untuk barang belanjaannya sendiri.

Mungkin untuk beberapa konsumen lebih nyaman membayar kantong plastik tersebut dibanding harus repot-repot membawanya dari rumah. Sangat miris padahal produk go green tersebut sudah ditempatkan di etalase display paling terdepan misalnya ditempat kasir, atau display yang mudah dijangkau oleh para konsumen. Bahkan dibandrol dengan harga yang cukup murah, dengan medium size kantong kain plastik tersebut kita cukup mengeluarkan sekitar Rp.3000,- tiga ribu rupiah saja. Murah dan bisa digunakkkan kembali. Jadi, mari kita lakukan kontribusi nyata untuk membantu melestarikan lingkungan dimulai dari hal sederhana dengan sebuah langkah nyata “diet kantong plastik”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HOTSPOT : (Fantasi friend with benefit)

Semua Orang Sedang Berproses