Aku berlari keluar dari suara-suara omong kosong
--------------------------------------
Apakah Anda pernah mersa seperti semuanya baik-baik saja? Sementara dipikiran Anda berdiri ribuan ketakutan dan kecemasan baik dalam skala besar maupun dalam skala sedang. Kau bahkan tidak tau lagu apa yang ingin kau dengar, film apa yang ingin kau tonton. Atau linglung menetukan pilihan (hidup). Semuanya nampak begitu rumit, dimana-mana nampak begitu sepi sementara Anda berada di keramaian. Tapi tidak apa-apa untuk tetap terlihat baik-baik saja. Sembunyikan sisi gelapmu dari yang lain.
Tidak tau pasti alasan untuk tetap hidup, bahkan kenapa harus mengakhiri hidup. Dunia yang luas atau maknanya yang terlalu rumit?. Sederhanakan dengan pola pikir yang lebih terbuka. Tetapi dia tidak bisa menangani banyak kenangan terluka. Diujung tempat sana ada banyak orang-orang yang merasa dirinya tidak berharga, tidak memiliki apa-apa untuk dirinya dimasa depan, atau mereka tidak berarti apa-apa untuk orang lain.
Aku berlari keluar dari suara-suara omong kosong. Mereka menulis banyak tapi mempostingnya sedikit. Sementara aku sakit dengan semua orang , itu hampir melumpuhkanku sesak untuk bernafas. Tolong berhenti bicara tentang aib, hanya sebarkan banyak cinta dan kepedulian. Tentang sebuah perasaan yang terlanjur diabaikan, lukanya masih terlihat menganga. Berbekas hingga saat ini. Ada mimpi antara putus asa, ada rasa takut amtara keberanian. Tenangkan dirimu rangkul dirimu sendiri, sebab tidak ada yang perduli lagi.
-oleh @kimbachdim
Jakarta, Januari 2019
Komentar
Posting Komentar